Takdir kehidupan merupakan rahasia Illahi Rabbi. Sebagai manusia kita hanya wajib menjalaninya dengan sabar dan syukur. Begitulah perjalanan hidup sepasang suami istri yang suaminya sedang diuji dengan penyakit langka. Semula, penyakit yang dianggap kanker otak itu diketahui dua hari sebelum mereka berangkat haji. Karena itu, dokter tidak mengizinkan pasangan tersebut berangkat haji. Namun, dengan kepasrahan dan keyakinan, Lillahi taโala, mereka tetap berangkat. Allah menakdirkan mereka bisa pulang kembali ke tanah air dengan selamat. Sepulang haji mereka melanjutkan pengobatan dan menjalani operasi. Namun, operasi tersebut gagal karena yang semula diduga kanker otak tersebut adalah aneurisme otak. Penyakit ini sangat langka, sering dikenal sebagai pembunuh dalam senyap. Akankah pasangan ini menemukan solusi untuk penyembuhan penyakit tersebut? Temukan jawabannya di memoar ini! Ayo miliki segera buku yang memberi banyak motivasi, inspirasi, dan pengetahuan tentang dunia Kesehatan ini.
singkat buku *Aneurisme Pembunuh dalam Senyap* --- Terdapatlah perjalanan hidup keluarga penulis ketika imam keluarga menghadapi ujian berat dari penyakit aneurisme otak. Mulai dari tanda-tanda awal kanker otak yang menyerang, hingga operasi gigantik yang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa, buku ini mencerminkan kehidupan yang penuh tantangan dan pertarungan. Pembaca akan disuguhi cerita tentang proses medis yang panjang dan berliku, termasuk perjuangan pasca operasi yang membuat wajah imam keluarga kembali sembuh. Lebih dari itu, buku ini mengungkap hikmah-hikmah yang ditemukan selama proses penyembuhan ini. --- di atas ringkas isi utama buku dan memberikan gambaran singkat tentang topik-topik yang dibahas, tanpa menyalin teks langsung dari karya asli.
Unduh untuk perangkat lain: