Impian atau cita-cita bisa dikatakan sebagai modal meraih sukses. Namun, sukses tidak datang sendiri. Seseorang perlu melewati jalan terjal dan butuh perjuangan. Berbagai tantangan pun harus ia hadapi. Buku ini berkisah tentang perjuangan seorang guru PPPK yang tak pernah putus asa. Mulai dari awal kuliah hingga dapat meraih cita-citanya. Ina, Wanita yang sangat tangguh dalam menjalani hidupnya. Rintangan dan tantangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, masa-masa kuliah, serta di tempat tugasnya hingga tercapai cita-citanya. Bagaimana perjuangan Ina dalam menggapai citanya? Temukan kisahnya dalam buku inspiratif ini.
### Buku Jejak Cerita Guru PPPK adalah kisah inspiratif yang menggambarkan perjalanan hidup seseorang yang ditekankan pada kekuatan doa, ikhtiar, dan tawakal. Penulis berbagi pengalamannya menjadi seorang guru PPPK, mulai dari masa perkembangan pribadi hingga tantangan karirnya. Awal cerita menyoroti perjalanan Ina, anak bungsu dalam keluarga yang agamis. Meskipun dikenal sebagai anak bungsu yang cenderung mendapat kasih sayang, Ina mengaku bahwa menjadi bungsu bukan selalu menyenangkan. Ketika kakak-kakaknya sudah berkeluarga dan sibuk dengan tanggung jawab mereka masing-masing, Ina harus mengambil alih perhatian orang tuanya. Pada tahun 1991, kakak perempuan pertama Ina menikah. Setelah satu tahun perkawinan, ia dikaruniai seorang anak perempuan. Namun, menjelang kelahiran anak laki-laki yang dinanti-nantikan selama sembilan bulan, nasib mengalihkan ujian terhadap Ina dan kakaknya dengan kehilangan bayi laki-laki dalam usia 2,5 bulan. Kesedihan ini tidak hilang begitu saja meski sudah memiliki anak perempuan lagi. Kisah selanjutnya melanjutkan perjalanan Ina sebagai guru PPPK di tempat tinggal keluarganya. Buku ini juga menyoroti berbagai pengalaman dan kisah yang dialami oleh Ina, termasuk doa-doa yang diajukan kepada Allah untuk memenuhi cita-cita dan keinginan dalam hidupnya. buku Jejak Cerita Guru PPPK menggambarkan perjalanan hidup seorang guru PPPK dari berbagai aspek, yang terutama menekankan pada pentingnya doa, ikhtiar, dan tawakal.
Unduh untuk perangkat lain: