Berbagai wawasan dalam buku ini juga ditumpahkan untuk memberi akar sejarah yang kuat. Akar sejarah yang kuat ini diharapkan bisa membuat para peserta pendidikan kedokteran punya jiwa peneliti, mampu mengikuti perkembangan dan ikut mengembangkan IPTEK, serta tetap menjadi manusia-manusia yang beriman dan bertakwa serta bermoral dan beretika. Dengan demikian, jiwa-jiwa yang ada di dalamnya meninggalkan jejak-jejak positif dalam lintasan zaman yang terus berjalan.
### Buku ini menggali perjalanan pendidikan kedokteran di Indonesia dari awal hingga masa kini. Mulai dari sejarah lahirnya pendidikan kedokteran, berdirinya sekolah Dokter Djawa dan peningkatan statusnya menjadi NIAS, hingga perkembangan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di era pascamasa Nipon. Buku ini memaparkan perubahan struktural yang signifikan dalam pendidikan kedokteran sepanjang sejarahnya, seperti peningkatan durasi dan kualitas pendidikan, pertumbuhan cabang ilmu, serta evolusi metode pengajaran. Selain itu, buku ini juga menggambarkan bagaimana perubahan politik mempengaruhi sistem pendidikan kedokteran. Lebih lanjut, buku ini menjelaskan perkembangan kurikulum dan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Peningkatan jenjang pendidikan hingga program master dan doktoral menjadi salah satu sentuhan penting dalam perjalanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Buku ini juga mengupas peran para dokter dan calon dokter sebagai pejuang politik maupun kemanusiaan. Sinode Dr. Soetomo menyampaikan pesan penting bahwa tugas utama seorang dokter bukan hanya dalam bidang kesehatan, melainkan juga dalam hal mengobati bangsa yang sedang sakit. Buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan sejarah yang kuat untuk mencetak tenaga medis berkualitas tinggi, yang mampu menjadi health care provider, decision maker, community leader, communicator, dan manager.
Unduh untuk perangkat lain: