Dalam kesulitan pasti ada pertolongan dan peluang. Apalagi sekarang di zaman serba elektronik dan serba online. Menjadi peluang untuk kegiatan tulis menulis dilaksanakan. Melalui webinar-webinar yang diadakan kampus, organisasi perkumpulan, ataupun instansi menjadi peluang bagi teman yang berminat dalam dunia literasi
### Setelah era pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ketat selama beberapa bulan, dunia kembali bergerak dengan lambat namun pasti. "New Normal-New Hope" adalah buku yang menggambarkan perubahan dan harapan baru dalam kehidupan setelah pandemi. Buku ini mencerminkan pengalaman penulis, Eti Rohmawati, selama masa pandemi, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi. Dalam buku ini, penulis menggali berbagai aspek kehidupan selama masa pandemi, mulai dari pekerjaan sebagai guru, hingga aktivitas sehari-hari di rumah. Penulis juga membagikan bagaimana perubahan ini mendorong literasi digital dan produktivitas di era new normal. Buku ini juga mencakup berbagai cerita kecil yang menarik, seperti pengalaman menghadapi TOEFL test secara virtual, yoga virtual untuk menjaga kesehatan mental, dan bagaimana menyambut idul fitri dalam suasana terbatas. Setiap bab memberikan wawasan baru tentang bagaimana kita bisa tetap produktif dan berkembang meskipun berada di rumah. Selain itu, buku ini juga menekankan pentingnya literasi bagi kemajuan suatu bangsa dan dorongan penulis untuk memupuk semangat literasi pada anak-anak didik. "New Normal-New Hope" adalah karya yang menggambarkan bagaimana tantangan bisa menjadi peluang untuk berkembang dan tetap produktif, meskipun berada dalam kondisi terbatas. Kata pengantar oleh Nuning Rodiyah M.Pd.I., Komisioner Penyiaran Indonesia Pusat, menambahkan konteks makna "IQRO" dalam era new normal. Buku ini merupakan kumpulan cerita dan pemikiran yang menggambarkan perubahan dan harapan baru di tengah pandemi. --- Sekian sinopsis singkat buku "New Normal-New Hope". Semoga bisa memberikan gambaran tentang isi dan tujuan buku ini untuk pembaca.
Unduh untuk perangkat lain: