Disadari atau tidak, setiap hari kita mendapat hidangan berbagai aneka produk unggas, baik yang berasal daging maupun telur ayam. Kemajuan breeding pada unggas telah mengantarkan komoditas unggas, khususnya ayam pedaging dan petelur, mencapai pada suatu tingkat industri baik di tingkat industri perusahaan maupun tingkat usaha menengah ke bawah. Inilah yang menyebabkan ketersediaan daging dan telur ayam bisa dijamin secara kontinyu dengan harga yang bisa dijangkau oleh masyarakat luas. Teknik Inseminasi Buatan (IB) memegang peran penting dalam mempermudah peningkatan mutu genetik pada generasi keturunan ayam, melakukan transportasi bibit pejantan melalui teknik semen beku dari suatu tempat ke tempat lain yang cukup jauh. Pada akhirnya memang sudah diakui oleh peternak bahwa teknik ini mampu meningkatkan fertilitas telur tetas dan meningkatkan efisiensi penggunaan pejantan yang berakibat pula mampu meningkatkan pendapatan peternak. Berdasarkan pada fakta kekurangan literatur dalam bentuk buku, khususnya mengenai IB pada unggas, maka buku ini berupaya hadir untuk menyampaikan berbagai informasi yang komprehensif mengenai sistem fisiologi reproduksi yang merupakan dasar dari pengelolaan reproduksi unggas yang sehat dan benar, serta uraian yang Iengkap mengenai teknik koleksi semen, pengenceran semen, evaluasi kualitas semen, teknik IB, sistem monitoring, dan evaluasi hasil IB. Buku ini menyajikan uraian yang mudah dipahami, Iengkap, dan menuntun para pembaca untuk menambah wawasan sampai kepada melakukan praktik melakukan koleksi, pengenceran, dan praktik IB pada unggas. Buku ini sangat penting, bermanfaat, dan perlu dibaca oleh mahasiswa dan berbagai kalangan luas.
Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Unggas oleh Prof. Suyadi dan Prof. Sri Wahjuningsih dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya adalah sumber ilmu yang sangat komprehensif bagi praktisi budi daya unggas, terutama peternak lokal. Buku ini memulai perjalanannya dengan penjelasan runut tentang anatomi organ reproduksi unggas jantan dan betina, termasuk ayam kampung. Selanjutnya, buku ini membahas fenomena pubertas dalam dunia unggas, yang merupakan tahap penting bagi terjadinya reproduksi. Bagian berikutnya fokus pada endokrinologi reproduksi unggas, menjelaskan mekanisme hormon yang mengontrol proses reproduksi. Buku ini juga mencakup teknik inseminasi buatan (Inseminasi Buatan atau IB) secara mendalam, mulai dari prosedur praktis hingga aspek teknologi terkini dalam aplikasinya pada berbagai jenis unggas, baik besar seperti kalkun dan itik maupun kecil seperti puyuh. Pembaca akan diberi wawasan yang luas tentang bagaimana meningkatkan efisiensi produksi telur tetas melalui implementasi teknologi IB. Buku ini bukan hanya sekadar referensi ilmiah, tetapi juga panduan praktis bagi peternak lokal dan hobi unggas eksotik untuk mengembangkan usahanya dengan lebih maju dan mandiri. Dengan demikian, Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Unggas menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin memahami aspek fisiologis reproduksi unggas dan menerapkannya dalam praktik budi daya unggas modern.
Unduh untuk perangkat lain: