- Perubahan Sosial Akibat Penambang Pasir “Ilegal” di tengah Trend Pembangunan Infrastruktur - Ke mana arah perubahan sosial pedesaan? Terutama untuk kasus tumbuhnya penambangan pasir rakyat yang massif selama booming pembangunan infrastruktur? Perlu dicari istilah yang general untuk kondisi itu, tetapi secara empirik akan terjadi proses “keterlemparan” massal dari pusaran ekonomi. Konsep “menghianati” pembangunan istilah yang kami pilih sementara untuk menggambarkan proses sosial tersebut. Tesis bahwa desa selalu “korban” pembangunan tetap mendapatkan bukti empirik bahkan lebih parah di tengah meningkatnya gairah “mengotonomkan” desa. Apakah kondisi ini karena lemahnya desa sebagai entitas otonom? Ataukah memang desa sebenarnya bukan institusi sosial asli yang mampu melahirkan ketangguhan sosial! Buku ini mengajak para peneliti, penggiat, juga mungkin para birokrasi desa dan para aktivis untuk merenungkan kembali posisi desa, tetap dianggap sebagai institusi pelayanan sosial terendah dan administratif, ataukah fungsi-fungsi koordinatif yang lebih realistis. Perlu dicari definisi level agregasi sosial yang lebih hidup dari institusi sosial terkecil masyarakat agar kuat menghadapi tekanan dari luar sebagaimana dulu desa kita anggap demikian. Kasus perubahan social desa tambang ini memberikan gambaran pada kita bahwa desa tak “berkutik” menghadapi berbagai tekanan dari luar sehingga perlu dicari level dan bentuk gerakan sosial baru. Semoga memberi inpirasi semua untuk bergerak dan berubah. Walllohualam!
### Mengkhianati Pembangunan Desa Perubahan Sosial Akibat Penambang Pasir “Ilegal” di Tengah Tren Pembangunan Infrastruktur oleh Mangku Purnomo, Medea Rahmadhani Utomo, Fitrotul Laili, Sugeng Riyanto, Vi'in Ayu Pertiwi, FM. Irfan, Deista Kurnia Putri, Farid Rivaldi, Agam Risky Ramadhan, Wigit Khoirino, Ach Ainur Rohman, dan Venny Goretti (2021) meneliti dampak penambangan pasir ilegal pada masyarakat desa Siti Aji. Buku ini memaparkan sejarah penambangan pasir dari jaman kolonial hingga era reformasi, dengan fokus pada perubahan sosial yang terjadi akibat aktivitas ini. Bab pertama menjelaskan latar belakang dan perkembangan penambangan pasir di desa Siti Aji. Bab kedua mendalami dinamika pengelolaan dan legitimasi aktivitas penambangan, terutama dalam konteks administratif dan kultural. Bab ketiga menggali kontribusi ekonomi penambangan pasir pada pendapatan rumah tangga, menunjukkan perbedaan kontribusi antara penambang besar dan kecil. Analisis lanjutan menunjukkan adanya resistensi terhadap aktivitas penambangan, yang memaksa aktor-aktor utama untuk melakukan upaya-upaya melegalkan aktivitas mereka. Bab akhir membahas dampak negatif dari penambangan pasir ilegal pada pertanian dan infrastruktur desa, serta implikasinya bagi pembangunan nasional. Buku ini merupakan hasil riset mendalam yang bertujuan untuk memahami dinamika sosial dan ekonomi yang terkait dengan penambangan pasir ilegal di tengah tren pembangunan infrastuktur besar-besaran.
Unduh untuk perangkat lain: