Prevalensi penyakit menular di Indonesia masih tergolong tinggi meskipun saat ini terjadi pergeseran tren penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Penyakit-penyakit tersebut disebabkan salah satunya karena kurang tersedianya air bersih. Hal ini dapat memicu terjadinya water washed disease seperti scabies dan trachoma. Di samping itu, ketersediaan air bersih yang kurang juga meningkatkan risiko rendahnya kualitas air yang dikonsumsi/tidak sengaja dikonsumsi, sehingga hal ini meningkatkan risiko terjadinya water borne disease seperti diare. Upaya masyarakat untuk memanfaatkan air hujan telah dilakukan di beberapa tempat. Namun, upaya tersebut terkadang masih belum aman, mengingat masih memungkinkan vektor nyamuk untuk berkembang biak di dalamnya sehingga menimbulkan water related insect vector, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Buku ini memberi ulasan tentang istilah, gambaran, dan sejarah pengelolaan air dan dampaknya pada kesehatan di dunia. Buku ini mengedepankan sisi kesehatan lingkungan dalam pemanfaatan air hujan, khususnya dengan pendekatan ekologis. Namun demikian, aspek teknis juga sedikit dibahas dalam buku ini. Beberapa metode pengelolaan air hujan dapat dilakukan secara individu maupun komunal. Beberapa metode tersebut meliputi penangkapan air hujan, penjernihan air hujan, sumur resapan, biopori, dan penghijauan.Informasi detail mengenai metode dan biaya juga disampaikan dalam buku ini.
Buku "Menabung Air Hujan untuk Kesehatan Lingkungan" adalah panduan praktis dan mudah dimengerti yang dirancang untuk membantu masyarakat aktif menghadapi perubahan iklim melalui pengelolaan air hujan. Buku ini mencakup penjelasan tentang siklus hidrologi, kebutuhan air, serta tips berbagai aspek dalam menampung dan memanfaatkan air hujan untuk kesehatan lingkungan. Penulis menyadari bahwa masih banyak yang harus diperbaiki, sehingga diharapkan umpan balik dari pembaca untuk terus mengembangkan dan meningkatkan buku ini. Dengan menekankan pada kontribusi individu dalam berbagi gotong royong, buku ini juga membahas penggunaan air hujan secara komersial dan non-komersial, serta menyertakan sanksi-sanksi yang diterapkan sesuai Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta untuk melindungi karya dan pengetahuan intelektual. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku ini, dan kami mengharapkan umpan balik positif dari pembaca untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas buku di masa mendatang.
Unduh untuk perangkat lain: