buku ini sebagai sebuah upaya untuk memperkenalkan pesantren di Aceh, baik dari sejarahnya, perobahan, aktualisasi di zaman modern, dan perkembangan perkembangan yang telah terjadi sampai saat ini. Penggunaan kata Pesantren dalam buku ini, terutama pada judul buku ini adalah sebagai upaya memberikan wama nasionalis agar peminat kajian tentang pesantren dapat secara mudah mengakses buku ini. Penggunaan istilah Pesantren di judul buku dan judul bab, tidak melupakan istilah "Dayoh", istilah Dayah tetap digunakan dalam setiap pembahasan buku ini. Diharapkan buku ini menjadi referensi bagi! peminat kajian pesantren di lndonesla, khususnya bagi yang mengkaji tentang pesantren di Aceh.
Berikut adalah sinopsis singkat buku berjudul "Perjalanan Pesantren di Aceh Perubahan, Aktualisasi, dan Pengembangan" oleh Marzuki Abubakar Buku ini menjelaskan perjalanan sejarah lembaga pendidikan Islam di Aceh, khususnya pesantren. Mulai dari asal-usul gerakan keilmuan di Madinah yang kemudian menyebar ke berbagai daerah termasuk Aceh, buku ini menggambarkan bagaimana ilmu-ilmu Islam berkembang dan diterapkan oleh umat Muslim. Buku ini menjelaskan tentang perkembangan lembaga pendidikan seperti madrasah di Madinah yang kemudian berdampak pada pembentukan sistem pendidikan di Aceh. Penulis juga membahas mengenai ilmu-ilmu yang berkembang di kalangan umat Islam, termasuk teologi Sunnatullah dan penekanan pada kebebasan akal dalam pemikiran. Buku ini juga menyebutkan tokoh-tokoh ilmuwan Islam yang berkontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, baik di bidang agama hukum (fiqih) maupun ilmu-ilmu non-agama seperti filosofi dan sains. Buku ini memberikan gambaran tentang bagaimana pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional berkembang seiring berjalannya waktu di Aceh, serta bagaimana pesantren tersebut mengakomodasi perkembangan zaman tanpa meninggalkan dasar-dasar ajaran Islam. Buku ini ditujukan bagi para pembaca yang ingin memahami dinamika perubahan dan aktualisasi lembaga pendidikan Islam di Aceh, baik dari sudut pandang sejarah maupun sosial.
Unduh untuk perangkat lain: