Dianugerahi dengan kekayaan budaya dan adat istiadat yang membungkus sebuah nagari, merupakan tanda cinta semesta terhadap penghuninya. Sungguh patut untuk disyukuri dengan mengenal, mempelajari, membudayakan serta melestarikannya, agar tidak lekang oleh waktu dan tak pudar tergurus zaman. Terpeliharanya kekayaan tersebut akan mampu menuntun kita bertindak sesuai ajaran-Nya. Derasnya arus kemajuan teknologi sering membuat kita mengagungkan budaya kekinian, hingga membuat kita lalai akan sejarah dan budaya sendiri. Padahal, melestarikan budaya adalah tanggung jawab kita bersama yang harus kita teruskan pada anak cucu. Lestari budaya negeri maka lestarilah budaya Indonesia. Buku ini menggambarkan sejarah berdirinya Kota Solok, serta adat dan budaya yang berkembang dalam masyarakatnya. Cagar budaya yang dimilikinya, makanan khas, permainan anak nagari yang sebagian besar
Berikut adalah sinopsis singkat buku "Solok nan Berbudaya, Tak Lekang oleh Waktu" yang dapat disajikan di bagian cover belakang --- Buku ini menggambarkan kearifan lokal dan tradisi yang terjaga di Kota Solok. Mulai dari sumber informasi tradisional seperti batu syeh, hingga bangunan nan menawan seperti rumah gadang. Tradisi baralek gadang, makannya tradisional, permainan anak, dan situs cagar budaya juga dipaparkan secara mendalam. Semoga buku ini dapat menjadi referensi bagi generasi penerus Nagari Solok dalam mempertahankan warisan budaya yang kaya raya. --- Mohon dicatat bahwa sinopsis di atas disusun berdasarkan informasi yang tersedia dari konteks yang diberikan, dan mungkin tidak mencakup semua aspek buku secara komprehensif.
Unduh untuk perangkat lain: