Beribadah fiksi memang tidak sederhana. Butuh keistikamahan untuk merukukkan diksi hingga mampu menyujudkan hasil imaji. Kali ini siswa SMP Islam Sabilillah Malang mampu lagi menyuguhkan suguhan narasi yang diramu dengan muamal semangat literasi begitu tinggi. Hal itu terbukti dengan diterbitkannya buku-buku ini, selamat menghamparkan sajadah-sajadah panjang untuk menapaki abadi! Semoga pikiran jua hati akan senantiasa bersinergi utk mengakbarkan hasta karya yang lebih dan berkali-kali.
Diah Budiarti dan Keisha Almira, dkk., dalam Antologi Puisi "Lembar Amerta," mengajak para pembaca untuk merayakan kreativitas dan literasi melalui rangkaian puisi yang ditulis oleh siswa SMP Islam Sabilillah Malang. Buku ini mencerminkan usaha sekolah dalam mendukung kegiatan membaca dan menulis, dengan visi terwujudnya sebagai SMP unggul dan rujukan kelas dunia dalam pembentukan pemimpin peradaban islamik. Pengantar oleh Kepala SMP Islam Sabilillah Malang, Ani Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pentingnya kegiatan menulis sebagai sarana mengabadikan diri dan karya-karya yang bermanfaat bagi umat. Selain itu, buku ini juga membahas isu literasi milenial dan persatuan dalam konteks dunia yang semakin kompleks. Dengan rangkaian puisi yang beragam dan menyuguhkan narasi-narasi inspiratif, "Lembar Amerta" diharapkan dapat menginspirasi pembaca untuk terus berkarya dan mempererat persatuan dalam masyarakat.
Unduh untuk perangkat lain: