Buku ini mengisahkan seorang anak yang bersungguh-sungguh dalam berdoa. Dia meminta hanya kepada Allah. Kisah ini mengandung nilai-nilai keimanan kepada Allah. Semua keinginan akan dikabulkan Allah dari jalan yang tidak terduga.
Buku "Kado dari Allah" karya Tania Hanum mengisahkan perjalanan seorang anak perempuan bernama Syifa dalam berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan. Bukan hanya sekadar permohonan, Syifa memilih untuk mendekatkan diri pada-Nya melalui ibadah dan doa yang tulus. Buku ini dibagi menjadi empat bagian utama "Sepatu Cantik," "Sepatu Sesak," "Meminta pada Allah," dan "Hadiah dari Allah." Dalam "Sepatu Cantik," penulis menunjukkan adegan di sekolah di mana Syifa berlari bersama temannya, Nadya. Namun, kejadian tak terduga membuat perjalanan Syifa menjadi tidak terlalu menyenangkan. "Sepatu Sesak" menceritakan bagaimana sepatu Syifa semakin tidak nyaman dan akhirnya mempengaruhi performanya dalam lomba. Ini menandai titik balik di mana Syifa menginginkan sesuatu yang baru, tetapi dengan situasi keuangan orang tuanya yang sedang tidak menentu, harapannya pun menjadi lebih kuat. Dalam "Meminta pada Allah," Syifa memohon kepada-Nya dalam doa-doa setiap hari. Dia berusaha mengubah permohonan itu menjadi tuntunan spiritual, mulai dari salat duha di sekolah hingga doa-doa yang dia lontarkan dengan penuh harap. Terakhir, "Hadiah dari Allah" menutup kisah ini dengan perayaan. Meski tidak ada jawaban langsung untuk permohonannya dalam bentuk materi, Syifa mendapatkan jawaban lain sepatu baru yang diberikan-Nya sebagai hadiah. Buku ini mengajarkan nilai-nilai keimanan dan ketekunan dalam berdoa kepada Allah, serta menunjukkan bahwa semua hal baik datang dari-Nya.
Unduh untuk perangkat lain: