Buku ini mengisahkan tentang seekor anak sapi yang malang. Kesombongan dan sifatnya yang pemarah membuatnya tidak punya teman. Ia pun menerima sebuah pelajaran berharga. Bagaimanakah akhir kisahnya? Kisah ini mengandung pesan moral yang baik.
### Di desa Wara-wara, seekor anak sapi bernama Shepy dilahirkan. Putri satu-satunya dari keluarga kaya di sana, Shepy tumbuh dengan kebutuhan yang selalu terpenuhi, membuatnya menjadi seorang yang sombong dan pemilih. Namun, pertama kalinya Shepy pergi ke sekolah tidak mengundang senyuman, melainkan tatapan dingin dari teman-temannya. Shepy dikenal sebagai sosok yang sulit didekati. Meski dia berada dalam kelompok Panda, Riri, dan Didi untuk study tour dan outbond, Shepy tetap saja sendirian, tidak mau bergabung dengan kegiatan bersama. Selama setahun di sekolah, Shepy terisolasi karena sifatnya yang sombong dan suka menolak teman sekelas. Pada hari piknik bersama, Shepy mengakuinya sendiri bahwa dia merasa jauh dari kelompok. Di tengah hutan cantik yang mereka jelajahi, Shepy hanya duduk berpura-pura lelah sambil memandang kami dengan tatapan penuh kecewa. Kisah ini menggambarkan perjalanan Shepy dalam menemukan pelajaran berharga tentang pentingnya persahabatan dan kerjasama. Bagaimana akhirnya Shepy belajar untuk tidak terpaku pada status sosial, memperluas persepsi, dan merasa bagian dari kelompok? Novita Litasari Penerbit An-Nizam Media Yogyakarta, 2023 --- singkat ini dirancang untuk cover belakang buku, memberikan gambaran umum tentang tokoh utama dan perjalanannya dalam menemukan pelajaran moral yang baik.
Unduh untuk perangkat lain: