Kehidupan di rumah cerobong asap sungguh berbeda dari kehidupan tiga anak itu sebelumnya. Di tengah keterbatasan itu, Peter menemukan Tambang Batu Bara!
### Di tengah kehidupan yang sederhana di rumah cerobong asap, tiga anak-anak—Peter, Phyllis, dan Roberta—menemukan petualangan seru setelah wanita misterius, Nyonya Viney, pergi meninggalkan mereka tanpa makanan. Ketika Ibu mereka menyuruh mereka merapikan ruangan, semua orang tidak menyangka akan ada kejutan berupa taplak meja yang menggantung di koper besar yang biasanya dibuka dengan kunci, bukan sekop. Taplak tersebut membawa mereka ke pesta malam yang tak terduga, lengkap dengan makanan lezat seperti biscuit Marie, sarden, jahe yang diawetkan, kismis masak, dan manisan kulit serta selai jeruk. Keputusan Ibu untuk membongkar salah satu koper besar di ruang bawah tanah mengantarkan mereka ke petualangan yang penuh tantangan. Berbekal cahaya lilin dan api, mereka menemukan rak daging, kayu, batu bara, dan koper-koper besar lainnya. Meski menghadapi situasi yang mencegah, keceriaan tetap menjadi pilihan mereka. Mereka melewati serangkaian tantangan, mulai dari luka bakar kecil hingga suhu ruangan yang dingin untuk bulan Mei, namun semua itu tidak dapat meredam semangat petualangan dan rasa syukur atas makan malam yang akhirnya mereka nikmati. Kehidupan di rumah cerobong asap, meski terbatas, menjadi tempat tumbuh kembang peraduan dan persahabatan antara ketiga sahabat. Namun, petualangan seru ini tidak hanya tentang makan malam atau pesta; itu adalah cerita tentang rasa syukur, keberanian, dan semangat berpetualang yang tak tergoyahkan.
Unduh untuk perangkat lain: