Terdapat banyak tafsir yang ditulis oleh para ulama dari berbagai masa, salah satu yang banyak dikenal adalah Tafsir Ibnu Katsir. Tafsir ini berjudul asli “Tafsir al-Qur’an al-‘Adzim” dan ditulis oleh Ismail bin Umar bin Katsir al-Qursyi ad-Dimasyqi, atau yang juga lebih dikenal dengan Ibnu Katsir. Tafsir ini disusun berdasarkan meotode tafsir bil ma’tsur, yaitu metode penafsiran Al-Qur’an dengan ayat Al-Qur’an, hadits Nabi, serta pendapat para Tabi’in. Mengingat urgensi tafsir ini dalam khazanah Islam, maka penerjemahan Tafsir Ibnu katsir ke dalam bahasa Indonesia ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan, serta menambah pengetahuan bagi umat Musim di Indonesia.
### Buku ini merupakan terjemahan dan tafsir dari Surat Al-Isra dan beberapa ayat dari Surat Al-Baqarah dalam Al-Qur'an, ditulis oleh Ismail bin Umar bin Katsir, yang dikenal dengan sebutan Ibnu Katsir. Tafsir ini disusun berdasarkan metode tafsir bil ma'tsur, yang mencakup penggunaan ayat-ayat Al-Qur'an sendiri, hadits Nabi Muhammad SAW., serta pendapat para Tabi'in. Buku ini membahas tentang keutamaan sebagian nabi atas sebagian lainnya, seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Baqarah 253. Tafsir tersebut menjelaskan bahwa perbedaan kedudukan antara para nabi adalah sesuai dengan kehendak Allah Swt., serta berbicara tentang kisah Nabi Musa dan Adam, dan mukjizat yang diberikan kepada Nabi Isa. Buku ini juga menyinggung tentang interaksi antar nabi, sebagaimana disebutkan dalam hadits Isra. Terjemahan dan tafsir ini bertujuan untuk memperjelas makna ayat-ayat Al-Qur'an serta membantu umat Muslim di Indonesia memahami isi Al-Qur'an dengan lebih baik. Mengingat keterbatasan pengetahuan dan sumber yang ada, beberapa aspek mungkin tidak ditangani secara detail. Oleh karena itu, kami mengajak para pembaca untuk memberikan masukan dan kritik konstruktif demi perbaikan terjemahan dan tafsir ini di masa mendatang.
Unduh untuk perangkat lain: