Kode etik yang sangat diperlukan sebagai standar perilaku profesional tertinggi pada profesi akuntan adalah kebutuhan terhadap kepercayaan publik atas kualitas jasa yang diberikan profesi akuntan terlepas dari yang dilakukan perorangan. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas jasa layanan profesional akuntan akan meningkat apabila profesi dapat mewujudkan standar yang tinggi dan memenuhi semua kebutuhan.
### Buku yang berjudul "Analisis Persepsi Mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Tulungagung Terhadap Kode Etik Akuntan Islam dan Etika Bisnis Islam" ditulis oleh Dyah Pravitasari, S.E., M.S.A., dan Dianita Meirini, S.A., M.Si. Buku ini menggali persepsi mahasiswa Ekonomi Syariah terhadap kode etik akuntan Islam dan etika bisnis Islam. Pada bab pendahuluan disajikan latar belakang masalah yang menjelaskan pentingnya etika profesi dalam profesi akuntan, serta tantangan yang dihadapi oleh profesi ini berdasarkan situasi global dan kompetisi semakin tinggi. Menurut penulis, setiap profesi mempunyai etikanya sendiri, termasuk profesi akuntan. Penulis menekankan bahwa etika merupakan aspek penting dalam menjalankan profesinya. Bab berikutnya membahas pengertian persepsi, etika, dan profesi akuntan, serta kode etik akuntan Islam dan etika bisnis Islam. Kode etik akuntan Islam mencakup norma-norma yang harus diikuti oleh akuntan untuk menjaga integritas informasi keuangan, sementara etika bisnis Islam melibatkan prinsip-prinsip yang mendorong perilaku bisnis yang adil dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain penelitian yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah memiliki persepsi variatif terhadap kode etik akuntan Islam dan etika bisnis Islam. Banyak dari mereka menganggap pentingnya etika dalam menjalankan profesi, namun masih banyak yang memerlukan edukasi lebih mendalam untuk memahami prinsip-prinsip tersebut. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan dan sosialisasi tentang kode etik akuntan Islam dan etika bisnis Islam perlu ditingkatkan. Saran yang diajukan meliputi perlunya pelatihan khusus bagi mahasiswa Ekonomi Syariah, serta adopsi kurikulum yang lebih fokus pada pengajaran etika dalam konteks profesi akuntan. Buku ini menawarkan wawasan mendalam tentang peran penting etika dalam profesi akuntan dan bisnis Islam, serta memberikan saran strategis untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan kode etik di kalangan mahasiswa Ekonomi Syariah.
Unduh untuk perangkat lain: