Buku ini menelusuri dinamika masyarakat Surakarta dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan politik pada masa kolonial, sekaligus mengungkap kemunculan berbagai organisasi dan tokoh yang berperan dalam perkembangan gerakan tersebut. Melalui kajian historis, buku ini membahas latar belakang terbentuknya gerakan, hubungan antara kelompok Islam dan gerakan kiri, serta berbagai bentuk aktivitas politik dan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Pergulatan ideologi, respons terhadap kebijakan kolonial, serta perubahan konfigurasi kekuatan politik menjadi bagian penting untuk memahami perjalanan gerakan komunisme Islam di Surakarta. Periode 1914–1942 merupakan masa yang penuh dinamika, ditandai oleh berkembangnya kesadaran politik dan munculnya berbagai bentuk perlawanan terhadap struktur kolonial. Buku ini tidak hanya menghadirkan catatan mengenai sebuah gerakan politik, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kompleksitas hubungan antara agama, ideologi, masyarakat, dan kekuasaan dalam sejarah Indonesia. Buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti sejarah, maupun pembaca umum yang tertarik pada sejarah pergerakan nasional, perkembangan politik Islam, gerakan kiri, dan dinamika masyarakat Surakarta pada masa kolonial.
Unduh untuk perangkat lain: