Buku ini menempatkan hermeneutika sebagai pendekatan penting untuk memahami bagaimana ketentuan konstitusi ditafsirkan dalam menghadapi persoalan-persoalan baru. Pembahasan mengenai interpretasi konstitusional menguraikan bahwa konstitusi tidak selalu dapat dipahami hanya berdasarkan makna tekstualnya. Penafsiran dapat mempertimbangkan bahasa, sejarah pembentukan, tujuan konstitusi, prinsip-prinsip hukum, serta konteks sosial dan politik ketika suatu ketentuan diterapkan.
Unduh untuk perangkat lain: