Bagi masyarakat agraris di tanah Jawa, alam bukan sekadar objek eksploitasi ekonomi, melainkan ruang sakral yang menghidupi dan harus dijaga keseimbangannya. Salah satu bentuk penghormatan kosmologis yang paling lestari terhadap alam adalah sedekah bumi atau bersih desa. Sebagai jilid pembuka yang bersifat fundamental, buku ini hadir untuk meletakkan pijakan teoritis dan historis guna memetakan bagaimana ritual tahunan ini mengakar kuat dalam peradaban masyarakat Jawa.
Unduh untuk perangkat lain: