Bagaimana seorang filsuf merumuskan kesimpulan besar mengenai hukum, kekuasaan, dan peradaban manusia tanpa terjebak pada dogma teologis atau asumsi abstrak semata? Jawabannya terletak pada cara kerja ilmiah yang melandasi proses berpikirnya. Melalui mahakaryanya The Spirit of Laws, Montesquieu tidak hanya mewariskan teori-teori politik modern, melainkan juga meluncurkan sebuah paradigma baru tentang bagaimana hukum seharusnya dikaji secara empiris dan kontekstual.
Unduh untuk perangkat lain: