Panggung ludruk tradisional Jawa Timur selalu menyimpan sejuta riwayat tersembunyi yang melampaui riuh rendah tepuk tangan penonton. Di balik gemerlap lampu pentas dan banyolan jenaka yang disuguhkan, ada potret manusia-manusia tangguh yang mengorbankan banyak hal demi merawat eksistensi budaya. Menjadi bagian penting dari proyek antologi Seri Menziarahi Tubuh Ludruk, buku ini hadir untuk membingkai potret-potret personal tersebut ke dalam bentuk karya fiksi naratif yang mendalam.
Unduh untuk perangkat lain: