Panggung teater rakyat tradisional ludruk selalu menjadi ruang magis yang menangkap gejolak sosial, tawa satir, sekaligus tragedi sunyi kehidupan masyarakat pinggiran. Menjadi bagian tak terpisahkan dari proyek sastra kontemporer Seri Menziarahi Tubuh Ludruk, antologi ini kembali hadir melintasi batas panggung gemerlap guna menelusuri sudut-sudut paling gelap, personal, dan emosional dari para pencinta dan pelakon seni tradisi ini.
Unduh untuk perangkat lain: