Seni pertunjukan tradisional ludruk tidak hanya digerakkan oleh para aktor utama yang memukau penonton di bawah sorot lampu panggung. Di balik riuh rendah tawa pemirsa, ada sekumpulan sosok krusial di balik layar yang denyut kehidupannya jarang tersuarakan. Menjadi bagian penting dari trilogi atau antologi Seri Menziarahi Tubuh Ludruk, buku ini hadir untuk menguak sisi lain dari ekosistem teater rakyat tersebut, kali ini dengan memberikan ruang bagi para seniman musik tradisional pelengkap panggung.
Unduh untuk perangkat lain: