Pembangunan nasional yang berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek pembangunan itu sendiri. Di sinilah komunikasi memegang peranan krusial—bukan sekadar sebagai medium penyampaian informasi, melainkan sebagai instrumen strategis untuk menjembatani ide-ide perubahan, menyerap aspirasi lokal, dan menumbuhkan kesadaran kolektif. Buku ini hadir untuk membedah korelasi segitiga emas antara komunikasi, proses pembangunan, dan kemandirian masyarakat.
Unduh untuk perangkat lain: