Karya etnografis ini menyajikan rekaman dan analisis mendalam mengenai pola, struktur, serta fungsi interaksi komunikatif yang hidup di tengah masyarakat Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya. Penulis menempatkan aktivitas komunikasi bukan sekadar sebagai alat bertukar pesan kasual, melainkan sebagai sebuah instrumen budaya yang sakral sekaligus dinamis untuk mempertahankan eksistensi adat di era modern. Fokus utama buku ini diarahkan pada peristiwa komunikatif seputar pelaksanaan upacara adat Hajat Sasih, sebuah ritual penting penghormatan leluhur yang sarat akan makna spiritual, aturan tutur, serta simbol-simbol interpretasi kultural yang diwariskan turun-temurun.
Unduh untuk perangkat lain: