Karya ini merupakan kajian sosiologis mendalam yang membedah posisi penting pondok pesantren di tengah pusaran transformasi zaman, khususnya terkait respons kelembagaan terhadap arus perubahan sosial, globalisasi, dan tantangan modernisasi. Penulis mendudukkan pesantren bukan sebagai entitas yang pasif, melainkan sebuah lembaga yang aktif melakukan adaptasi kultural serta struktural. Buku ini mengeksplorasi bagaimana pranata pendidikan Islam tradisional (salaf) mengonstruksi strategi untuk menyerap nilai-nilai kemajuan global tanpa harus mencabut akar nilai-nilai spiritual keagamaan asli yang menjadi identitas utamanya.
Unduh untuk perangkat lain: