Buku ini merupakan kelanjutan sekaligus aplikasi praktis dari gagasan teoretis penulis mengenai pendekatan antropologi dalam studi Al-Qur''an. Jika pada buku sebelumnya penulis meletakkan dasar metodologinya, dalam karya ini fokus utama diarahkan langsung pada kontekstualisasi pemahaman terhadap sejumlah surah tertentu yang masuk dalam kategori Makiyyah dan Madaniyyah. Penulis membedah teks-teks Al-Qur''an dengan memosisikannya sebagai sebuah "komunikasi hidup" yang merespons dialektika ruang, waktu, dan budaya masyarakat Arab era kenabian secara dinamis.
Unduh untuk perangkat lain: