Buku ini menyoroti peran, posisi, dan dinamika "kiai kampung" dalam panggung politik elektoral (pemilu/pilkada) di kawasan konflik agraria Urutsewu, Kebumen. Penulis menganalisis bagaimana pengaruh sosial-keagamaan yang dimiliki para kiai dimanfaatkan, dinegosiasikan, atau dikonversi menjadi modal politik elektoral oleh berbagai aktor kepentingan, baik dari kalangan elit politik maupun masyarakat sipil.
Unduh untuk perangkat lain: