Buku ini membedah dinamika perlawanan sosiopolitik masyarakat agraria di kawasan pesisir Urutsewu, Kebumen, terhadap tekanan ekspansi korporasi dan klaim sepihak atas tanah oleh institusi negara. Fokus utama buku ini terletak pada analisis etnografis mengenai bagaimana para "kiai kampung" (tokoh agama lokal di tingkat akar rumput) memposisikan diri dan bertindak sebagai aktor kunci dalam melakukan negosiasi, mediasi, sekaligus memimpin gerakan perlawanan rakyat.
Unduh untuk perangkat lain: