Buku ini disusun sebagai upaya strategis untuk mendokumentasikan, melestarikan, sekaligus menghidupkan kembali khazanah kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat Suku Tidung yang mulai tergerus zaman. Sebagai putra daerah, penulis mendedikasikan buku ini sebagai jembatan pengetahuan agar generasi muda tidak kehilangan akar identitas kultural mereka. Penulis menggunakan pendekatan sejarah dan antropologi budaya yang membumi agar materi di dalamnya mudah dipahami oleh masyarakat umum maupun akademisi.
Unduh untuk perangkat lain: