Buku ini membedah secara filosofis dan sosiologis mengenai kedudukan keluarga sebagai ekosistem utama dan pertama bagi pembentukan kepribadian seorang anak. Penulis menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak bisa sepenuhnya dibebankan atau "diserahkan" kepada lembaga formal seperti sekolah maupun madrasah. Keluarga—yang melibatkan peran aktif ayah, ibu, serta interaksi antar-anggota keluarga lainnya—adalah laboratorium sosial tempat anak pertama kali belajar tentang nilai moral, emosi, agama, dan cara berinteraksi dengan dunia luar.
Unduh untuk perangkat lain: