Buku ini menyoroti pergulatan eksistensial pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tradisional ketika berhadapan langsung (vis-à-vis) dengan derasnya arus modernisasi dan perubahan sosial di Indonesia. Sebagai lembaga yang memiliki identitas kultural dan keagamaan yang kuat, pesantren dituntut untuk tidak hanya menjadi benteng penjaga moral, tetapi juga mampu beradaptasi secara dinamis terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri aslinya
Unduh untuk perangkat lain: