Buku ini berangkat dari sebuah gagasan bahwa untuk menjadi pribadi yang sukses, seseorang tidak harus menunggu siklus kehidupan lain. "Reinkarnasi" atau "kelahiran kembali" dalam konteks motivasi di sini dimaknai sebagai titik balik atau transformasi mendalam: meninggalkan kebiasaan lama yang buruk, pola pikir negatif (negative attitude), serta kegagalan masa lalu untuk bangkit sebagai manusia baru yang memiliki visi dan sikap mental positif (positive attitude).Penulis, seorang psikolog, mengajak pembaca untuk merenungkan mengapa proses "lahir kembali" ini sangat krusial bagi siapa saja yang ingin mengubah takdir dan memperbaiki kualitas hidupnya. Melalui contoh nyata ketekunan tokoh dunia seperti Thomas Alva Edison—yang tetap gigih meski sering dicemooh—buku ini menunjukkan bagaimana semangat baja mampu mengubah kegagalan menjadi penemuan dan kesuksesan besar.Selain itu, buku ini juga menyinggung analogi spiritualitas dan momen penyucian diri (seperti ibadah atau hari raya keagamaan) sebagai sarana "kelahiran kembali" jiwa yang mengembalikan manusia ke fitrahnya. Dengan ketekunan dan kemauan kuat untuk berubah, pembaca dibimbing untuk menyadari bahwa pembaharuan diri adalah proses alami yang bisa dilakukan kapan saja demi meraih kesuksesan sejati.
Buku Buku ini membahas konsep reinkarnasi dalam konteks kehidupan sehari-hari, bukan dalam kerangka mitos atau agama tertentu. Reinkarnasi yang dijelaskan di sini merujuk pada kemampuan manusia untuk berkembang, berubah, dan menjadi lebih baik dari masa lalu. Dalam buku ini, penulis menjelaskan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi “manusia baru” dengan kebiasaan dan sikap yang lebih positif. Perubahan ini bukanlah hal yang mustahil, melainkan sesuatu yang mungkin terjadi dalam kehidupan seseorang, sebagaimana ungkapan “today better than yesterday”. Penulis juga menyampaikan contoh nyata tentang bagaimana seseorang dapat mengalami perubahan signifikan, meskipun awalnya dianggap tidak mungkin atau dihina. Contoh yang disebutkan adalah Thomas Alva Edison, yang meskipun dihina dan dianggap melakukan hal-hal yang sia-sia, akhirnya berhasil menciptakan penemuan fenomenal yang mengubah dunia. Dengan semangat dan ketekunan, seseorang dapat berubah secara mendalam dan mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik. Selain itu, buku ini juga menyebutkan bahwa momen seperti Idul Fitri dalam agama Islam bisa dianggap sebagai “kelahiran kembali” dalam arti spiritual, yaitu kembali pada fitrah dan memulai kembali kehidupan dengan semangat baru. Dengan demikian, buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa reinkarnasi bukanlah hal yang mustahil, melainkan proses alami dalam perkembangan diri manusia.
Unduh untuk perangkat lain: