Buku ini berisi praktik manajemen berbasis pertemanan. Bagaimana seorang kepala sekolah harus memimpin teman-teman sendiri dengan segala bentuk permasalahannya. Kepala sekolah ditempatkan di sekolah tempat di mana dia pernah bertugas di sana selama 10 tahun. Beragam karakter memang sudah dapat dikenali dengan mudah, namun masih banyak guru dan karyawan yang memanfaatkan hubungan pertemanan itu, sehingga kepala sekolah mengalami dilema. Di satu sisi harus profesional, di sisi lain terpaksa harus permisif. Buku ini patut dibaca para kepala sekolah yang harus melaksanakan tugas sebagai pemimpin rekan sendiri.
Unduh untuk perangkat lain: