Diksi Keramaian; Diam Tanpa Dendam karya Abdurrahman Arif merupakan sebuah antologi puisi setebal 232 halaman terbitan Gamagatra yang merekam dinamika kehidupan serta pergulatan batin di tengah riuhnya kota Yogyakarta. Melalui bait-bait puitisnya, buku ini menggambarkan kontemplasi mendalam mengenai proses pendewasaan, pencarian jati diri, dan cara menyikapi rasa penat maupun kehilangan dengan penuh penerimaan. Alih-alih larut dalam kesedihan atau dendam saat menghadapi pahit manisnya kenyataan hidup di lingkungan urban-akademik, karya ini mengajak pembacanya untuk menemukan ketenangan hati dan tetap melangkah maju dengan keikhlasan yang utuh.
Unduh untuk perangkat lain: