Buku ini mengulas perjalanan hidup Ken Arok, pendiri Kerajaan Singhasari, dengan menarasikan kembali kitab Pararaton yang kaya akan intrik, mistisisme, dan strategi politik. Berlatar belakang konflik tajam antara Panjalu (Kediri) dan Jenggala, Ken Arok tampil bukan sekadar sebagai sosok legendaris, melainkan sebagai ahli strategi yang jitu. Kisah dimulai dari masa muda Ken Arok, pertemuannya dengan Ken Dedes yang menawan, hingga pembunuhan Tunggul Ametung dengan keris Mpu Gandring yang ikonik. Buku ini membedah bagaimana Ken Arok menggunakan strategi "masif" dan "rumit"—menyatukan kekuatan terpendam, memanfaatkan intrik istana, dan membangun basis kekuasaan—untuk menggulingkan kekuasaan Kediri pada tahun 1222 M. Buku ini menawarkan perspektif menarik yang memadukan fakta sejarah dan narasi sastra Jawa Pertengahan, memperlihatkan sisi lain Ken Arok: seorang pemikir ulung yang jeli melihat peluang di tengah ketidakstabilan politik, sekaligus ambisius dalam mencapai puncak kekuasaan di Jawa Timur.
Unduh untuk perangkat lain: