Jakarta - Polemik penetapan Hari Santri Nasional yang jatuh pada hari ini, 22 Oktober 2015, belum usai. Penolakan dari Pengurus Pusat Muhammadiyah memicu tanggapan dari pihak yang dinilai paling diuntungkan, yakni organisasi Islam terbesar Nahdlatul Ulama.
Buku Buku ini membahas pentingnya literasi sebagai indikator kualitas pendidikan suatu negara, terutama dalam konteks Indonesia yang berada pada peringkat ke-60 dunia dari 61 negara dalam survei literasi. Hasil survei ini memicu respons positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, yang berupaya meningkatkan minat baca dan literasi melalui berbagai inisiatif. Beberapa program seperti Gerakan Literasi Sekolah, GPMB di Yogyakarta, dan kerja sama Duta Baca Indonesia dengan PT Pos Indonesia dalam memberikan layanan pengiriman buku gratis ke seluruh Indonesia menjadi bagian dari upaya ini. Selain itu, buku ini juga menyajikan upaya modernisasi literasi dengan menghadirkan e-book yang didesain khusus untuk smartphone, sehingga memudahkan akses dan pembacaan. Buku-buku dalam format digital ini mencakup berbagai kategori seperti kesehatan, pendidikan, seni dan budaya, politik, ekonomi, serta cerita lucu yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Tujuan utama dari pengembangan e-book ini adalah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber bacaan dan memperluas minat baca di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini, buku juga menggambarkan peran penting literasi dalam mendukung pembangunan nasional, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.