Buku ini berusaha untuk mengupas pemikiran tokoh Mu''tazilah pasca politik, yakni Qadi Abd al Jabbar, khususnya mengenai ayat-ayat mutasyabihat dalam al-Qur''an. Ada tiga topik utama dalam mmbahas karya Abd al Jabbar ini, pertama mengenai dalil-dalil akal, bagaimana mempergunakannya dalam menjelaskan ayat-ayat mutasyabihat dan bagaimana hasilnya. Al-qur''an menempati posisi begitu penting dalam pengembangan pemikiran Islam. Berbeda dengan tradisi keagamaan yang lain, Al-qur''an sekaliguas menjadi inspirasi filosofis juga hukum-hukum kehidupan dalam berbagai aspek: sosial, politik, keluarga. Hukum-hukum yang diambil dari al-qur''an itu lalu menjadi begitu mutlak di tangan kalangan fuqaha, meski dalam al-qur''an sendiri begitu banyak kemungkinan penafsiran. Di dalam al-qur''an terdapat kategori ayat-ayat mutasyabih, yakni ayat-ayat yang mampat arti. Tapi bagaimana kriteria kedua ayat itu, pendapat di kalangan ulama al-qur''an juga berbeda. Dengan demikian, meski terdapat dua kategori ayat al-qur''an itu, persepsi terhadap kedua kategori itu pun tak terelakkan begitu beragam.
Unduh untuk perangkat lain: