β . . . Islam adalah agama revolusioner. Ini dibuktikan dengan dibolehkannya kawin campur, antara laki-laki Muslim dengan perempuan ahl alkitab. Revolusi itu mesti diteruskan, sehingga pernikahan beda agama tak lagi menjadi soalβ. Ulil Abshar-Abdalla, Intelektual Muda Islam, Koordinator Jaringan Islam Liberal. β . . . Secara teologis, paling tidak menurut yang saya pelajari, pernikahan beda agama antara laki-laki muslim dengan perempuan non-muslim sah menurut Islam.β Prof. Dr. Nurcholish Madjid, Rektor Universitas Paramadina Mulya Jakarta.
Unduh untuk perangkat lain: