Didalam buku ini, kerangka utama yang ingin disampaikan adalah bahwa Nahdlatul Ulama sebagai bagian penting dari kaum tradisional, selama beberapa dekade terabaikan dalam studi Indonesia modern. NU pun tampil dengan nuansa yang eksotik dan mempesona. Radikalismenya cermin dari sebuah kritisme. Moderasinya landasan bagi pluralisme. Jaringan kaum tradisional dan hubungan dengan kekuatan tentara, negara, serta unsur-unsur asing lain yang dirajut, membentuk sebuah ”persinggungan unik”, ambigu dan penuh paradoks.
Unduh untuk perangkat lain: