Buku ini hadir sebagai antitesis terhadap fenomena terorisme, kekerasan, serta penolakan terhadap kearifan lokal dan pluralisme yang sering kali mengatasnamakan agama. Prof. Machasin berargumen bahwa Islam yang sejati adalah Islam yang dinamis—mampu berdialog dengan perkembangan zaman—dan harmonis—mampu hidup berdampingan dengan berbagai entitas budaya maupun agama lain.
Unduh untuk perangkat lain: