Pemerintah transisi Mesir akhirnya menerima paket bantuan Dana Moneter Internasional. Ikhwanul Muslimin punya rencana ekonomi lain.
Buku Buku ini menggambarkan kehidupan sehari-hari di Kota Kairo, Mesir, melalui kisah Fatma, seorang pedagang sayuran yang berjuang menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan kebosanan. Dengan wajah murung, Fatma berusaha mempromosikan dagangannya di tengah keheningan pasar. Di sebelahnya, Shaaban, seorang sopir taksi, berusaha mengatasi masalah teknis mobilnya sambil merasakan kebosanan dan kesulitan mencari penumpang. Kedua cerita ini menggambarkan tantangan hidup yang dihadapi oleh masyarakat umum di Mesir, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Selain itu, buku ini juga menyajikan refleksi tentang pentingnya literasi dan pendidikan dalam konteks nasional. Buku ini menyoroti upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah, organisasi, dan masyarakat untuk meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan menggabungkan narasi nyata dan refleksi sosial, buku ini menjadi pengantar yang mendalam tentang isu-isu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan masa depan bangsa.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.