Bersekolah di rumah mulai menjadi pilihan anak-anak. Pemerintah belum menggodok standardisasi sistem sekolah rumahan. SUATU hari di bulan Desember 2002. Seto Mulyadi duduk tercenung di ruang tengah rumahnya. Psikolog yang mengkhususkan diri di psik
Buku Buku ini menggambarkan perjalanan pendidikan dan minat baca di Indonesia, dengan fokus pada tantangan dan upaya meningkatkan kualitas literasi di tengah pergeseran media baca dari cetak ke digital. Dalam konteks survei literasi internasional yang menempatkan Indonesia di bawah negara-negara ASEAN, buku ini mengupas bagaimana hasil survei tersebut bisa menjadi peluang atau ancaman bagi pemerintah dan masyarakat. Selain itu, buku ini juga menyoroti berbagai inisiatif dan gerakan yang dilakukan oleh pemerintah, organisasi, dan masyarakat untuk meningkatkan minat baca, seperti program pengiriman buku gratis, gerakan literasi sekolah, serta inovasi seperti e-book dan street library. Buku ini juga menggambarkan kehidupan seorang psikolog, Seto Mulyadi, yang terinspirasi oleh pengalaman putrinya, Eka Putri Duta Sari, yang merasa tidak nyaman dengan sistem pendidikan sekolah tradisional. Dari sini, buku ini mengungkapkan kecemburuan dan kekecewaan terhadap metode pengajaran yang kaku dan tidak mengakomodasi kebutuhan anak-anak modern. Di sisi lain, buku ini juga membahas peran teknologi, khususnya telepon genggam, dalam meningkatkan akses dan kesadaran literasi di Indonesia. Dengan menggabungkan narasi nyata, data survei, dan kebijakan pemerintah, buku ini menjadi panduan yang mendalam tentang pentingnya literasi dalam konteks pendidikan dan masyarakat Indonesia saat ini.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.