Tuhan selalu menitipkan pelajaran di setiap peristiwa sedangkan masing-masing manusia memiliki hubungan unik dengan Tuhannya. Seperti pada setiap peristiwa yang dialami para tokoh dalam kumpulan cerpen “Tuhan Tidak Ndeso Seperti Kita”. Setiap Tokoh dihadapkan pada konflik batin dalam diri mereka sendiri. Mereka seperti menemukan musuh yang paling berat, yaitu diri mereka sendiri. Dalam cerita Para Tokoh dibuat dilema dalam hal memberi pada pengemis yang sudah kaya, mencintai seseorang dengan beda prinsip dan keyakinan, menjalani agama hanya demi sepotong imbalan duniawi. Dan sebagainya. “Tuhan Tidak Ndeso seperti Kita” adalah kumpulan cerpen yang didominasi dengan nuansa religiusitas terselubung. Yang menggambarkan pergolakan batin manusia dalam memahami ilmu yang diberikan Tuhan dalam setiap peristiwa kehidupan. Dengan latar suasana khas kehidupan sehari-hari, buku ini hadir untuk merefleksikan sekilas ingatan kita bahwa kita adalah manusia yang mudah bias dari kebenaran Tuhan sehingga hendaknya manusia selalu memperbaiki diri untuk mendekat pada Tuhan.