Spino melihat Anky menangis di taman bunga. Ternyata, bola Anky yang dipinjam oleh Rex belum dikembalikan sejak kemarin. Spino pun mengantar Anky ke rumah Rex untuk meminta bolanya kembali. Namun, Rex mengatakan bahwa bola itu tidak ada padanya. Waaah, lalu, ke mana bola milik Anky, ya?!
Di sebuah hari yang cerah, Anky duduk sendirian di bangku taman bunga sambil menangis. Spino, yang melihat situasi tersebut, penasaran dan mendekati Anky untuk mengetahui apa yang terjadi. Anky mengatakan bahwa bola miliknya dipinjam oleh Rex dan hingga kini belum dikembalikan. Spino pun menyarankan agar mereka mencari Rex untuk menanyakan kebenaran dari peristiwa tersebut. Setelah menemui Rex, Anky meminta maaf kepada Rex dan Spino karena telah meminjam bola tanpa izin. Rex, yang awalnya berusaha menipu teman-temannya dengan tidak mengatakan kebenaran, akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahilnya lagi. Dengan sikap tulus dan penyesalan, Anky dan Spino memaafkan Rex, dan mereka sepakat untuk menjadi teman yang baik. Cerita ini mengajarkan anak-anak pentingnya mengakui kesalahan, meminta maaf, dan menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.