KESENIAN SINTREN POLA MEDIA DAKWAH ISLAM KONTEMPORER

Budaya
KESENIAN SINTREN POLA MEDIA DAKWAH ISLAM KONTEMPORER

9 MB
ebook
197 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-623-5687-19-3
Kategori
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Pada masa ketika Islam berkembang pesat, banyak kesenian yang dijadikan sebagai media dakwah oleh para wali, bukan hanya kesenian wayang kulit, namun kesenian sintren pun mengalami hal yang sama, karena pada masa ini sintren diorientasikan sebagai santri yang pemalu. Pada pertunjukan sintren dimasukkan ajaran-ajaran agama Islam, sehingga para penonton dengan tidak sadar mendengar dan menyaksikan ajaran-ajaran Islam yang melebur dengan kesenian sintren. Kesenian sintren ini merupakan salah satu cerminan budaya masyarakat Cirebon dan menjadi asset budaya daerah yang perlu di tumbuh kembangkan karena Cirebon merupakan sebuah kota yang masih erat kaitanya dengan pengaruh Sunan Gunung Jati yang merupakan pemimpin dakwah Islam pada masa itu. Dalam hal ini sintren juga pernah dijadikan sebagai salah satu media dakwah Islam oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Kali Jaga dalam menyebarkan agama Islam di Cirebon dan sekitarnya melalui proses akulturasi budaya antara nilai-nilai Islam dan nilai-nilai seni yang ada pada masyarakat Cirebon

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini membahas tentang kesenian sintren, sebuah seni pertunjukan rakyat yang berkembang di berbagai daerah di Jawa, khususnya Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kesenian sintren merupakan bentuk seni yang memiliki ciri khas mistis dan magis, yang terlihat dari adanya adegan kesurupan (trance) selama pertunjukan, serta penggunaan simbol-simbol seperti kaca mata hitam, kurungan, dan sesajen. Buku ini juga mengungkapkan bahwa sintren tidak hanya sekadar seni pertunjukan, tetapi juga merupakan bentuk media dakwah Islam kontemporer yang memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan melalui cara yang kreatif dan menarik. Dalam buku ini, penulis menjelaskan sejarah, ciri khas, dan variasi bentuk pertunjukan sintren di berbagai daerah, seperti Cirebon, Indramayu, Subang, Majalengka, Kuningan, Brebes, Pemalang, Banyumas, dan Pekalongan. Penulis juga menggambarkan perbedaan proses pertunjukan sintren di daerah pesisir dan daerah pegunungan, dengan penekanan pada peran dan fungsi bodor/pelawak dalam menghidupkan kesenian tersebut. Selain itu, buku ini juga membahas konsep garap, makna, dan konsep dakwah dalam konteks kesenian sintren, serta menggali makna dan fungsi kesenian ini dalam konteks keagamaan dan budaya. Buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi para peneliti, pengamat seni, dan masyarakat yang ingin memahami lebih dalam tentang seni tradisional yang kaya akan makna dan nilai-nilai keagamaan.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Penerbit Adab

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Sosial

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Budaya

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
KESENIAN SINTREN POLA MEDIA DAKWAH ISLAM KONTEMPORER

KESENIAN SINTREN POLA MEDIA DAKWAH ISLAM KONTEMPORER

Irmawati, S.Sn., M.Pd.

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku