Menyibak Tabir

Fiksi
Menyibak Tabir

0 MB
ebook
164 Dilihat
ISBN
978-623-215-601-2
Kategori
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Indonesia kaya cerita. Setiap tempat selalu menyimpan kisah yang diceritakan turun-temurun. Jika para nenek moyang mewariskannya secara lisan, masyarakat di era modern bertugas mendokumentasikannya dalam sebuah tulisan agar tak lekang oleh zaman. Menyibak Tabir merupakan usaha penulis untuk mendokumentasikan legenda asal mula Nagari Pematang Panjang. Ada Batu Rajo yang turun dari Pulau Alang Kapurin, seorang laki-laki yang bernama Mahik Alam, dan seorang perempuan bernama Putieh Cahayo Bintang. Tak hanya mempelajari cerita asal mula Nagari Pematang Panjang yang telah dibukukan, penulis juga melakukan wawancara kepada pangulu Suku Piliang. Penasaran dengan cerita lengkapnya? Baca buku ini dan penulis akan membawa Anda berkelana ke masa lalu. Dengan bahasa yang renyah, buku ini tidak akan membuat pembacanya bosan. Tentunya, cerita rakyat dalam buku ini akan menambah pengetahuan Anda tentang Pematang Panjang. Selamat membaca!

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini membawa pembaca dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Nagari Pematang Panjang, yang terletak di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Dalam bab pertama, buku ini menjelaskan asal usul nenek moyang dan pendirian nagari, yang diawali oleh Niniek Romai yang datang dari Pauoh Onggang dan berperang melawan orang Padang Sibusuk. Tempat pertempuran ini dikenal sebagai Padang Silayang-layang, yang dihalangi oleh tiga tokoh utama, yaitu Bajangguik Ome, Teungku Kiramat, dan Datuak nan Kiramat. Selanjutnya, buku ini menyajikan perjuangan pendirian nagari melalui pertipan empat, yang merupakan perjanjian antara berbagai kelompok masyarakat yang terlibat dalam pembentukan nagari. Dalam bab ini, juga dijelaskan tentang asal usul nama Koto Benek, serta kisah-kisah sejarah yang melibatkan tokoh-tokoh penting seperti Niniek Basampiang Kape dan Datuak Sandaro nan Putieh. Beberapa kisah menarik seperti pencarian rusa yang membuat Datuak Sandaro nan Putieh tersesat, serta peran Datuak Sati dan Datuak Sandaro nan Putieh dalam menunjuk ulayat (lokasi pemukiman) yang menjadi bagian penting dalam pembentukan nagari. Buku ini juga menjelaskan keunikan dan keindahan alam Nagari Pematang Panjang melalui beberapa tempat bersejarah seperti Batu Tajarang, Goa Binti, dan Batu Tadoda, yang menjadi simbol dan kenangan sejarah dari para pendiri nagari. Dalam bab terakhir, buku ini menekankan pentingnya nilai adat dan kearifan lokal yang menjadi dasar dalam pembangunan nagari, yaitu adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Selain itu, buku ini juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses penulisan dan pengembangan buku ini, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, narasumber, kepala sekolah, dan keluarga penulis. Dengan memadukan sejarah, kebudayaan, dan nilai-nilai adat, buku ini menjadi panduan yang bermakna bagi masyarakat Nagari Pematang Panjang dalam memahami dan melestarikan warisan budaya mereka. Buku ini juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga identitas dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para nenek moyang.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit CV. Cipta Media Edukasi

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Novel

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Fiksi

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Menyibak Tabir

Menyibak Tabir
Flash Sale

Indra Fitri

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku