Pernah aku menyalahkan sang bayu saat dia meniupmu dalam kerisauan kalbu// Namun, tiada kumenyangka kau justru datang dalam Padahal dulu kita sedekat nadi sebelum hujan ketiadaan rasa// membawamu pergi// Nyatanya sekarang kita sudah tak bertukar sapa lagi. Buku kumpulan puisi ini ditulis berdasarkan suasana hati penulis. Namun, tidak selalu ini merupakan pengalaman pribadinya. Terkadang inspirasi datang dari curahan hati sahabat atau temannya. Di saat yang berbeda pesona alam memberinya berjuta rasa. Kumpulan puisi ini dini mewakili seluruh rasa yang ada. Kegalauan, jatuh cinta, hingga patah hati ada di buku ini. Mungkin, salah satu puisinya mungkin mewakili perasaan hati Anda saat ini.
Buku ini adalah kumpulan puisi yang menggambarkan perasaan, pengalaman, dan refleksi penulis dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, alam, serta hubungan manusia. Puisi-puisi dalam buku ini merupakan ungkapan hati yang tulus, menggambarkan emosi seperti rindu, cinta, kekecewaan, dan harapan. Penulis menggabungkan pengalaman pribadi, kejadian nyata, serta ajakan moral dalam bentuk kata-kata yang indah dan penuh makna. Buku ini juga menyajikan refleksi tentang keindahan alam, keharmonisan dalam hubungan, serta dorongan untuk terus berkarya dan menumbuhkan semangat menulis. Dengan gaya penulisan yang sederhana namun mendalam, buku ini menjadi penyemangat bagi pembaca, terutama para pelajar dan penggemar sastra.
Unduh untuk perangkat lain: