Buku berjudul Menelisik Budaya Lampu Likur, diterbitkan oleh CV. Pustaka MediaGuru, ditulis oleh Sumaryatno, kategori Pendidikan.
Buku Buku ini membahas secara mendalam tentang budaya lampu likur yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Desa Mancung, Kabupaten Bangka Barat. Budaya ini memiliki akar sejarah yang dalam, terkait erat dengan malam lailatulkadar, yang dipercaya sebagai malam penuh kemuliaan di bulan Ramadan. Tradisi lampu likur dilaksanakan sejak malam ke-21 hingga malam terakhir bulan Ramadan, dengan puncaknya pada malam ke-27. Lampu likur awalnya dibuat dari bahan tradisional seperti batok kelapa dan karet, lalu berkembang dengan penggunaan minyak tanah untuk memperkuat cahaya. Selain itu, buku ini juga menggambarkan peran kegotong-royongan dalam pelestarian budaya ini, yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Desa Mancung. Budaya lampu likur tidak hanya sebagai simbol rasa syukur atas datangnya bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi kebanggaan dan kebersamaan dalam menjaga kearifan lokal. Buku ini merupakan upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Mancung dan masyarakat Indonesia secara umum.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.