Bus study tour itu sudah memasuki kapal laut. Di atas kapal firza dan Haikal memancing ikan. Kail pancing Haikal jatuh ke laut dan tenggelam. "Kal, aku heran! Kail pancingmu jatuh dan tenggelam di laut, tapi mengapa kapal ini tidak tenggelam? Padahal, kail pancingmu lebih ringan daripada kapal ini." "Oh iya, Fir. Kok bisa ya ... kita di atas kapal ini tidak tenggelam. Padahal, banyak sekali penumpang dan barang-barang yang diangkut kapal ini. Tapi... kapal ini tetap bisa terapung." Mengapa kapal bisa terapung? Temukan jawabannya pada buku cerita ini!
Buku ini menghadirkan cerita menarik yang menggabungkan unsur fiksi ilmiah dengan konsep sains sehari-hari. Dalam cerita ini, dua anak, Firza dan Haikal, sedang melakukan study tour ke kapal laut. Mereka terlibat dalam percakapan yang memicu pertanyaan tentang mengapa kapal bisa terapung meskipun berat, sedangkan benda-benda ringan seperti kail pancing bisa tenggelam. Cerita ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu anak-anak memahami prinsip dasar sains seperti tahan air, daya apung, dan berat jenis. Dengan diilustrasikan secara menarik dan disertai dialog yang hidup, buku ini menjadi sarana yang efektif untuk membangun minat dan pemahaman anak-anak terhadap ilmu pengetahuan alam. Buku ini juga dilengkapi dengan glosarium dan daftar pustaka untuk memperkaya informasi yang disampaikan.
Unduh untuk perangkat lain: