Dia menjawab dan menatapku sekilas dengan mata dalam. Sekarang, mata itu tidak begitu menakutkan. Malahan, aku dapat menangkap ketakutan dan kesedihan di wajahnya yang berulangkali melirik ke arah pintu gerbong. Mungkinkah seseorang sedang mengejarnya? Ataukah dia sedang menunggu seseorang? Dalam Segelas Teh Inilah yang kusuka dari tempat ini. Berbagai cerita bisa saja tiba-tiba terlahir karena berbagai usia dan kalangan bisa saja muncul di tempat ini. Bahkan, hanya seorang diri pun berani.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.